, ,

13 Mitos Salah Kaprah tentang Perkuliahan yang Sering Menipu Mahasiswa


doc: polka.id

Calon mahasiswa seringkali salah kaprah tentang serba-serbi perkuliahan. Alhasil, banyak mahasiswa yang galau karena bingung mau masuk univeristas mana, jurusan apa dsb. Bahkan ada yang menyesal karena dulu percaya sama “katanya si anu, katanya si itu” yang ternyata nggak sesuai dengan kenyataan.

Apa saja 13 mitos perkuliahan itu? Yuk simak!

Mitos #1: Jurusan kuliah pasti menentukan karir

doc: caraspot.com
doc: caraspot.com

Emang, sih, bisa jadi pekerjaan kamu nanti sesuai dengan jurusan kuliah kamu. Namun banyak juga orang yang karirnya melenceng dari jurusan kuliah. dan tetap sukses! Makanya, sebagai mahasiswa, kamu jangan cuma mengambil manfaat dari dalam kelas, tetapi juga dari luar kelas, misalnya dengan membangun koneksi dan mempertajam soft skills.

Mitos #2: Peminatan/konsentrasi harus ditentukan dari awal kuliah

giphy
doc: giphy.com

Jurusan dan fakultas wajib ditentukan sejak awal kamu mendaftar kuliah. Namun, kebanyakan peminatan studi nggak ditentukan di awal, melainkan di pertengahan kuliah, seperti di jurusan Komunikasi dan Ekonomi.

Di sebagian universitas, peminatan jurusan-jurusan tersebut baru dibagi setelah beberapa semester. Misalnya, di jurusan Komunikasi, mahasiswa bisa memilih peminatan Hubungan Masyarakat, Periklanan atau Penyiaran. Untuk menentukan pilihan minat, biasanya kamu akan dibantu oleh dosen pembimbing akademik, dengan mempertimbangkan passion dan nilai kamu.

Mitos #3: Setelah menentukan jurusan, kita nggak bisa pindah!

giphy-1
doc: giphy.com

Di sebagian kampus, pindah jurusan bukan pilihan. Kecuali kalau kamu mau mendaftar, ikutan tes, dan mengulang kuliah dari awal lagi. Namun ada, beberapa universitas yang mengizinkan mahasiswanya pindah jurusan saat kuliah sudah berjalan.

Mitos #4: Anak jurusan sosial nggak akan belajar hitungan

doc: giphy.com
doc: giphy.com

Banyak banget mahasiswa baru yang ngaku memilih kuliah di jurusan ilmu sosial supaya nggak ketemu matematika. Hampir semua jurusan kuliah ada pelajaran hitungannya. Contohnya, di jurusan Psikologi, mahasiswanya harus banyak berkutat dengan ilmu statistika yang berhubungan erat dengan matematika. Malah, statistika merupakan materi penting dalam jurusan Psikologi, serta beberapa jurusan sosial lainnya.

Mitos #5: Anak kuliahan bebas nggak masuk kelas, nggak kayak waktu sekolah

doc: giphy.com
doc: giphy.com

Dibandingkan zaman sekolah, saat kuliah kamu bisa lebih mudah bolos kelas karena nggak dicariin. Terus, kalau telat datang, gerbang kampus juga nggak akan digembok sama satpam.

Tapi jangan salah, absensi termasuk dalam komposisi nilai. Biarpun nilai ujian, tugas dan kuis kamu di kelas super yahud, bisa jadi kamu gagal dapat nilai A karena faktor absen. Hati-hati kalau kuota kehadiran kamu di kelas nggak memenuhi syarat, akibat banyak bolongnya. Bisa-bisa kamu nggak lulus, walaupun nilai kamu oke. Sayang banget ‘kan?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%