,

Dinilai Tak Laku, 9 Jurusan Ini Justru Dibutuhkan Banyak Perusahaan


Kalau ditanya, kamu ingin masuk kuliah jurusan apa?

Pasti kebanyakan oranga akan menjawab ingin masuk jurusan favorit semisal Ekonomi, Kedokteran atau Teknik Informatika. Kita berpikir bahwa jurusan tersebut bisa membawa kita ke masa depan yang lebih baik.

Padahal belum tentu, karena ada juga jurusan yang tidak menarik dan jarang dipilih orang, tapi malah memberikan masa depan yang cerah. Apa saja kira-kira? Daripada penasaran mending simak jurusan berikut ini yang jarang dilirik oleh banyak perusahaan.

1. Oseanografi

oseanografi
oseanografi | doc: whoi.edu

Indonesia ini terdiri dari lautan yang sangat luas, tentu saja pemerintah membutuhkan ahli kelautan yang mumpuni. Banyak industri perikanan dan kelautan lain yang membutuhkan lulusan-lulusan Oseanografi.

Di jurusan ini, kamu akan diajari ilmu tentang laut mulai dari arus sampai ke fenomena laut teraneh di dunia. Tentu kamu jadi tenaga langka yang dibutuhkan negara!

2. Ahli perkapalan

kapal pelni
doc: kreasitekno.co

Karena Indonesia negara kepulauan, maka gak heran kalau kita juga memiliki aktivitas kapal cukup luas. Apalagi seiring perkembangan maritim Indonesia, tenaga ahli di bidang perkapalan sangat dibutuhkan. Nah, apa kamu mau jadi salah satunya?

3. Teknik pengairan

pengairan di jepang
doc: Mega Raharjo | youtube.com

Sudah jelas bahwa Indonesia merupakan negara agraris. Dan tentu saja negara akan membutuhkan banyak tenaga ahli untuk mengurus aliran air demi kelancaran ekonomi. Seperti irigasi di persawahan, pemanfaatan sungai, sampai saluran air di bangunan perkotaan. Tenagamu dibutuhkan dimana-mana, kan?

4. Astronomi

astronomi
doc: npr.org

Untuk ilmu astronomi, Indonesia bisa dibilang masih harus berlari kencang untuk mengejar kemajuan. Gak heran negara juga membutuhkan tenaga ahli untuk mengetahui aneka fenomena yang terjadi di antariksa bumi kita.

Sehingga, jika ada peristiwa-peristiwa tertentu, kita bisa mendapatkan informasi terkini. Jangan salah, banyak lembaga yang membutuhkan Astronom handal lho, seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

5. Kehutanan

kehutanan
doc: redassranch.com

Indonesia punya banyak sekali kawasan hutan yang bahkan belum terjamah. Selain itu, pembakaran hutan ataupun penggunaan lahan yang semena-mena juga makin marak terjadi dan perlu segera diatasi. Sehingga pemerintah butuh tenaga ahli yang bisa mengawasi hutan Indonesia. Jadi gak heran, jurusan ini sangat dibutuhkan.

6. Aktuaris

aktuaris
doc: huffpost.com

Seiring bertumbuhnya asuransi di Indonesia, makin banyak orang serta instansi yang membutuhkan aktuaris. Aktuaris adalah tenaga ahli yang bisa menerapkan ilmu keuangan dan teori statistik. Tugasnya adalah menghitung risiko sekaligus biaya bagi perusahaan asuransi.

7. Pustakawan

perpustakaan
doc: goodfon.ru

Eits… jangan berpikiran negatif dulu ya. Seorang pustakawan bukanlah orang yang pendiam atau kutubuku, lho! Jurusan ini sangat diperlukan agar kita semakin pandai, rapi, ringkas, efektif dan efisien dalam pembukuan ataupun penyusunan dokumen-dokumen lainnya. Setiap perusahaan membutuhkan pustakawan handal. Meskipun sudah ada teknologi canggih, tetap tetap saja dibutuhkan tenaga ahli.

8. Teknobiomedik

teknobiomedik
doc: wpi.edu

Selain kedokteraan, jurusan teknobiomedik juga perlu kamu pertimbangkan untuk masa depan lho. Dalam dunia kesehatan, lulusan teknobiomedik tak kalah pentingnya dengan dokter. Kamu bakal dibutuhkan untuk segala macam analisa, diagnosa dan sejenisnya di bidang kesehatan.

9. Teknik Nuklir

teknik nuklir
doc: ugm.ac.id

Nuklir bukan berarti kamu diajari membuat bom. Di sini kamu akan diajari seputar radiasi nuklir, reaktor nuklir, yang semua tujuannya murni digunakan untuk bidang-bidang lain seperti kedokteran ataupun pertanian. Bayarannya pun bisa puluhan hingga ratusan juta, lho!

Bagaimana masih menganggap remeh jurusan tersebut? Pikir-pikir lagi deh.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%