,

Kamu Pikir Kuliah di Jogja Gampang? Berikut 7 Cerita Sulitnya Kuliah di Jogja

Kuliah di Jogja
doc: Instagram @aldoakhsani

Banyak orang yang mengolok-olok mahasiswa Jogja. Mulai dari status kejombloan, masa studi, sampai isi dompet yang tipis. Orang-orang tersebut jelas tidak mengerti soal kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa untuk kuliah di Jogja.

Berikut tujuh cerita sulitnya jadi mahasiswa Jogja.

1. Uang kiriman kurang, menimbulkan nyali nekat

Maling sepeda
doc: jogja.tribunnews.com

Kenekatan biasanya muncul karena kondisi kepepet. Seperti mas Oscar Dela Hoya yang nekat mencuri sepeda karena kiriman uang dari orang tuanya tak kunjung datang. Namun naas, ia ketahuan oleh pemilik sepeda ketika menjual hasil curian di situs jual-beli ternama. Mas Oscar berkuliah di salah satu perguruan tinggi ternama Jogja.

Sumber

2. Jogjakarta keras

Jogja Keras
radarjogja.co.id

Anang Alvan Rois adalah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Ia terkena delapan tusukan dan sekali sabetan golok di rumah kontrakannya sendiri. Pelaku adalah dua orang perampok yang nekat melukai dan memiliki rencana rapi. Untungnya rekan korban yang tinggal di kamar berbeda segera datang dan mengusir pelaku.

Sumber

3. Butuh etos kerja dan ketekunan

Butuh etos kerja dan ketekunan
krjogja.com

Contohnya adalah mas ganteng Ramdan Fauzi. Ia adalah mahasiswa Fakultas Hukum UGM. Mas Ramdan adalah pemilik belasan ekor kuda yang harganya ratusan juta rupiah. Jutawan muda nyentrik ini ternyata baru berumur 21 tahun.

Ramdan membeli kuda pertamanya dengan menabung dari usahanya berjualan koran. Ia mengaku kuda adalah makhluk “nakal” yang tidak sembarang orang bisa menakhlukannya.

Sumber

4. Banyak cobaan yang datang menggoda, misalnya obat-obatan terlarang

Obat-obatan
koranmerapi.blogspot.com

Banyaknya sekolah dan perguruan tinggi di Jogja, adalah potensi bagi pebisnis. Sayangnya tak hanya pebisnis baik, tetapi juga yang jahat. Salah satunya adalah pebisnis obat-obatan terlarang, semisal narkoba.

Karena itu Rektor Universitas Persatuan Guru Yogyakarta, Buchory, menghimbau seluruh sivitas akademika menjauhi barang haram tersebut.

Sumber

5. Godaan pun datang dari berbagai lini

Godaan datang dari berbagai lini
doc: arifwicaksanaw.blogspot.com

Banyak lowongan pekerjaan sambilan di Jogja. Kala isi dompet menipis, bekerja sambilan bisa jadi opsi. Namun terkadang karena keenakan sudah bisa cari duit, urusan perkuliahan bisa terbengkalai. Mau bagaimana lagi, ada dua kewajiban yang harus dipenuhi. Kewajiban belajar dan kewajiban isi perut agar bisa tetap hidup.

6. Kompetisi ketat

Kompetisi
www.instagram.com/rofiaddinp

Kompetisi antar mahasiswa di Jogja itu ketat. Masuk jadi mahasiswa ke kampus-kampus Jogja pun susah. Soalnya banyak orang ingin kuliah di Jogja. Begitu jadi mahasiswa pun pada rebutan ingin mendapat nilai bagus dari dosen.

Kalau teman sekelasnya ada puluhan orang, kebayang kan susahnya?

7. Harus berdamai antara idealisme dengan realita

Idealis dan realita
www.instagram.com/sanubarikuu

Kesulitan satu ini biasanya dihadapi oleh mahasiswa tingkat akhir. Ketika masih menjadi mahasiswa, kita bisa bebas berteriak-teriak soal ketidakadilan dan segala hal yang terkait dengan idealisme.

Sayangnya ketika dihadapkan dengan kenyataan setelah lulus yang harus mandiri mencari uang sendiri, kita jadi gamang. Mau tetap memperjuangkan idealisme atau pasrah cari kerja agar bisa segera mandiri dan tidak memberatkan orang tua.

Nah kalau kamu mahasiswa Jogja hari ini, kira-kira apa kesulitan yang dihadapi? Coba berbagi barangkali kita bisa saling membantu menyelesaikan masalah.

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 3

Upvotes: 2

Upvotes percentage: 66.666667%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 33.333333%

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Loading…

Comments

comments

Tirta Mandira Hudi - Lulusan UGM

Dokter Muda Lulusan UGM Ini Malah Sukses Jadi Pembersih Sepatu

penerima Bidikmisi

Bagaimana kalau penerima Bidikmisi Dapat IP di Bawah Standart?